• Artikel Guru Hebat
  • Selasa, 3 November 2026 M ( 22 Jumadil Awwal 1448 H )
  • 23:19:55
  • Teams
  • Ayo Belajar
  • Masuk

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (PKKS)

Instrumen penilaian kinerja kepala sekolah yang memuat komponen, rubrik, skor, dan rekapitulasi hasil penilaian.

Data Pelaksanaan

Identitas Penilaian

Draf
Kepala Sekolah
ARSADI, S.Pd., M.Si.
Satuan Pendidikan
SMKN 1 KADIPATEN
Kompetensi Keahlian
1. 1001 - PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DAN GIM
2. 1002 - TEKNIK JARINGAN DAN TELEKOMUNIKASI
3. 1101 - PEMASARAN
4. 1102 - MANAJEMEN PERKANTORAN DAN LAYANAN BISNIS
5. 1103 - AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA
Tanggal Penilaian
08 November 2026
Nomor identitas dan berkas unggahan tidak ditampilkan di halaman publik.
PKKS

Instrumen dan Hasil Penilaian

2
Instrumen Penilaian

2. KOMPETENSI KEPRIBADIAN

Total skor · Nilai akhir
0 / 36
0,00 · Sangat Kurang

A.1. Integritas dan perilaku etis berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan nilai keberagaman

1. Bertindak jujur, transparan, dan bebas konflik kepentingan dalam keputusan dan pengelolaan sekolah ♦ butir kritis

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikJujur, terbuka, dan mendorong sistem pencegahan (pakta integritas, kanal pengaduan) yang berjalan
3BaikJujur dan terbuka; keputusan penting dijelaskan kepada warga sekolah
2CukupJujur dalam hal pokok, tetapi keputusan penting sering tidak dijelaskan alasannya
1KurangDitemukan praktik tidak jujur atau konflik kepentingan
Nilai penilai: Belum dinilai

2. Menjadi teladan dalam ketaatan beribadah, disiplin, dan kepatuhan pada aturan serta kode etik

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDisiplin konsisten dan nyata menjadi rujukan teladan bagi guru dan murid
3BaikDisiplin dan taat aturan secara konsisten
2CukupDisiplin pada hal tertentu, belum konsisten
1KurangSering melanggar aturan/disiplin kerja
Nilai penilai: Belum dinilai

3. Mengendalikan emosi dan menghargai keberagaman agama, suku, budaya, dan kondisi warga sekolah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikTenang di situasi sulit dan aktif membangun sikap saling menghargai di sekolah
3BaikTenang, adil, dan menghargai perbedaan
2CukupUmumnya tenang, kadang reaktif saat tekanan
1KurangReaktif, pernah bersikap diskriminatif
Nilai penilai: Belum dinilai

A.2. Pengembangan diri secara terencana, pola pikir bertumbuh, reflektif, dan berkelanjutan

4. Menyusun dan melaksanakan rencana pengembangan diri berdasarkan hasil refleksi/penilaian kinerja

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikRencana dilaksanakan penuh dan hasilnya diterapkan di sekolah
3BaikRencana dilaksanakan sebagian besar
2CukupAda rencana, tetapi belum dilaksanakan
1KurangTidak ada rencana pengembangan diri
Nilai penilai: Belum dinilai

5. Aktif dalam komunitas belajar/forum kepala sekolah (KKKS/MKKS) dan berbagi praktik baik

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMenjadi narasumber/penggerak dan praktik baiknya diadopsi sekolah lain
3BaikAktif dan rutin terlibat
2CukupHadir sesekali, pasif
1KurangTidak terlibat
Nilai penilai: Belum dinilai

6. Menerima umpan balik dan melakukan refleksi untuk perbaikan kepemimpinan

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMeminta umpan balik secara aktif dan perbaikannya terdokumentasi
3BaikMenerima dan menindaklanjuti sebagian besar
2CukupMenerima, tetapi tidak ditindaklanjuti
1KurangMenolak umpan balik
Nilai penilai: Belum dinilai

A.3. Memimpin budaya mutu yang berorientasi pada kebutuhan, potensi, dan kesejahteraan murid

7. Memimpin siklus penjaminan mutu internal: menetapkan standar mutu sekolah, melaksanakan, mengevaluasi, dan meningkatkannya bersama warga sekolah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMenjadi budaya kerja yang dipantau dan dievaluasi rutin
3BaikDipahami dan dijalankan sebagian besar warga
2CukupAda dokumen, belum dipahami warga sekolah
1KurangBelum ada komitmen mutu
Nilai penilai: Belum dinilai

8. Mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan murid

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMurid dilibatkan dan dampak keputusan pada murid dievaluasi
3BaikKepentingan murid menjadi pertimbangan utama
2CukupMurid dipertimbangkan pada sebagian keputusan
1KurangKeputusan tidak mempertimbangkan murid
Nilai penilai: Belum dinilai

9. Bertanggung jawab atas hasil kerja dan menjalankan tugas dengan etos kerja tinggi

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikTugas selesai tepat waktu dengan hasil melampaui target
3BaikTugas selesai tepat waktu
2CukupTugas selesai, sering terlambat
1KurangBanyak tugas terbengkalai
Nilai penilai: Belum dinilai

Rekapitulasi Skor Instrumen

NoKomponen & Butir PenilaianSkor (1–4)
A.1Integritas dan perilaku etis berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan nilai keberagaman
1Bertindak jujur, transparan, dan bebas konflik kepentingan dalam keputusan dan pengelolaan sekolah ♦ butir kritis—
2Menjadi teladan dalam ketaatan beribadah, disiplin, dan kepatuhan pada aturan serta kode etik—
3Mengendalikan emosi dan menghargai keberagaman agama, suku, budaya, dan kondisi warga sekolah—
A.2Pengembangan diri secara terencana, pola pikir bertumbuh, reflektif, dan berkelanjutan
4Menyusun dan melaksanakan rencana pengembangan diri berdasarkan hasil refleksi/penilaian kinerja—
5Aktif dalam komunitas belajar/forum kepala sekolah (KKKS/MKKS) dan berbagi praktik baik—
6Menerima umpan balik dan melakukan refleksi untuk perbaikan kepemimpinan—
A.3Memimpin budaya mutu yang berorientasi pada kebutuhan, potensi, dan kesejahteraan murid
7Memimpin siklus penjaminan mutu internal: menetapkan standar mutu sekolah, melaksanakan, mengevaluasi, dan meningkatkannya bersama warga sekolah—
8Mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan murid—
9Bertanggung jawab atas hasil kerja dan menjalankan tugas dengan etos kerja tinggi—
TOTAL SKOR DIPEROLEH0 / 36

Rumus Nilai Akhir: (0 / 36) × 100 = 0,00 · Sangat Kurang

3
Instrumen Penilaian

3. KOMPETENSI SOSIAL

Total skor · Nilai akhir
0 / 36
0,00 · Sangat Kurang

B.1. Komunikasi efektif dan kolaborasi harmonis antarwarga sekolah

1. Menyampaikan informasi dan kebijakan secara jelas, tepat waktu, dan melalui saluran yang terjangkau semua warga sekolah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikKomunikasi dua arah rutin dan warga sekolah merasa terinformasi (dibuktikan survei/wawancara)
3BaikInformasi jelas, tepat waktu, ada ruang tanya
2CukupInformasi sampai tetapi tidak jelas atau satu arah
1KurangInformasi sering tidak sampai/terlambat
Nilai penilai: Belum dinilai

2. Melibatkan guru dan tenaga kependidikan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikPartisipasi menjadi mekanisme tetap dan usulan warga ditindaklanjuti
3BaikDilibatkan secara nyata pada keputusan utama
2CukupDilibatkan sebatas formalitas
1KurangKeputusan diambil sepihak
Nilai penilai: Belum dinilai

3. Mengelola perbedaan pendapat dan konflik secara adil dan solutif

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikKonflik dicegah lewat mekanisme dialog dan iklim kerja harmonis
3BaikDitangani tuntas dan adil
2CukupDitangani, tetapi tidak tuntas
1KurangKonflik dibiarkan/memburuk
Nilai penilai: Belum dinilai

B.2. Kemitraan strategis dengan komunitas, jejaring profesi, dan pemangku kepentingan

4. Menjalin kerja sama tertulis dengan mitra strategis SMK (perguruan tinggi, puskesmas, BNN/kepolisian, instansi, DUDI, ikatan alumni)

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikKemitraan aktif, beragam, dan berdampak pada layanan murid (studi lanjut, kesehatan, keamanan)
3BaikKemitraan aktif dengan beberapa mitra
2CukupAda kemitraan, tidak aktif
1KurangTidak ada kemitraan
Nilai penilai: Belum dinilai

5. Berperan aktif dalam MKKS SMK, forum Cabang Dinas Pendidikan, dan jejaring profesi

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMenggerakkan kolaborasi lintas sekolah di wilayah KCD
3BaikAktif berkontribusi
2CukupTerlibat pasif
1KurangTidak terlibat
Nilai penilai: Belum dinilai

6. Menggerakkan partisipasi komite dan masyarakat sesuai aturan, tanpa pungutan yang memberatkan

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikPartisipasi luas, transparan, dan berdampak pada program sekolah
3BaikPartisipasi aktif dan sesuai aturan
2CukupPartisipasi terbatas pada hadir rapat
1KurangPartisipasi minim atau ada pungutan bermasalah
Nilai penilai: Belum dinilai

B.3. Pengembangan iklim sosial satuan pendidikan yang harmonis, dan ramah keberagaman

7. Menyelenggarakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Permendikdasmen 6/2026): tata kelola, edukasi warga sekolah, penguatan peran warga sekolah, serta mekanisme pelaporan dan penanganan kekerasan/perundungan, termasuk di ruang digital ♦ butir kritis

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikPencegahan rutin melibatkan murid, guru, dan orang tua; indikator iklim keamanan Rapor Pendidikan membaik
3BaikProgram dan mekanisme berjalan, kasus ditangani
2CukupAda dokumen, belum berjalan
1KurangBelum ada program dan mekanisme
Nilai penilai: Belum dinilai

8. Memberi layanan ramah dan non-diskriminatif bagi murid berkebutuhan khusus dan murid dari latar belakang beragam

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikLayanan inklusif terencana dan dipantau perkembangannya
3BaikLayanan disesuaikan untuk sebagian besar kebutuhan
2CukupDiterima, layanan belum disesuaikan
1KurangAda penolakan/diskriminasi
Nilai penilai: Belum dinilai

9. Bersikap responsif terhadap keluhan dan aspirasi warga sekolah serta masyarakat

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikTindak lanjut cepat, tercatat, dan dilaporkan kembali
3BaikDitanggapi dan ditindaklanjuti
2CukupDitanggapi lambat
1KurangKeluhan diabaikan
Nilai penilai: Belum dinilai

Rekapitulasi Skor Instrumen

NoKomponen & Butir PenilaianSkor (1–4)
B.1Komunikasi efektif dan kolaborasi harmonis antarwarga sekolah
1Menyampaikan informasi dan kebijakan secara jelas, tepat waktu, dan melalui saluran yang terjangkau semua warga sekolah—
2Melibatkan guru dan tenaga kependidikan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan—
3Mengelola perbedaan pendapat dan konflik secara adil dan solutif—
B.2Kemitraan strategis dengan komunitas, jejaring profesi, dan pemangku kepentingan
4Menjalin kerja sama tertulis dengan mitra strategis SMK (perguruan tinggi, puskesmas, BNN/kepolisian, instansi, DUDI, ikatan alumni)—
5Berperan aktif dalam MKKS SMK, forum Cabang Dinas Pendidikan, dan jejaring profesi—
6Menggerakkan partisipasi komite dan masyarakat sesuai aturan, tanpa pungutan yang memberatkan—
B.3Pengembangan iklim sosial satuan pendidikan yang harmonis, dan ramah keberagaman
7Menyelenggarakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Permendikdasmen 6/2026): tata kelola, edukasi warga sekolah, penguatan peran warga sekolah, serta mekanisme pelaporan dan penanganan kekerasan/perundungan, termasuk di ruang digital ♦ butir kritis—
8Memberi layanan ramah dan non-diskriminatif bagi murid berkebutuhan khusus dan murid dari latar belakang beragam—
9Bersikap responsif terhadap keluhan dan aspirasi warga sekolah serta masyarakat—
TOTAL SKOR DIPEROLEH0 / 36

Rumus Nilai Akhir: (0 / 36) × 100 = 0,00 · Sangat Kurang

4
Instrumen Penilaian

4. KOMPETENSI PROFESIONAL

Total skor · Nilai akhir
0 / 72
0,00 · Sangat Kurang

C.1. Mengembangkan visi, misi, tujuan, dan budaya belajar sekolah

1. Merumuskan visi, misi, dan tujuan secara partisipatif berdasarkan data Rapor Pendidikan dan konteks sekolah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDibina berkala dan menjadi rujukan seluruh program
3BaikDisusun partisipatif dan berbasis data
2CukupAda, disusun sepihak
1KurangVisi-misi tidak ada/usang
Nilai penilai: Belum dinilai

2. Menumbuhkan budaya belajar bagi murid, guru, dan tenaga kependidikan

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikBudaya belajar terlihat dalam praktik harian dan hasil belajar membaik
3BaikProgram rutin berjalan
2CukupKegiatan insidental
1KurangBelum ada upaya
Nilai penilai: Belum dinilai

3. Menyosialisasikan visi-misi sehingga dipahami dan dijalankan warga sekolah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDipahami dan tercermin dalam program kelas
3BaikDipahami sebagian besar
2CukupDipahami sebagian kecil
1KurangTidak dipahami
Nilai penilai: Belum dinilai

C.2. Memimpin lingkungan pembelajaran yang inklusif, aman, nyaman, sehat, resik, indah, dan kondusif

4. Menata sarana dan lingkungan fisik (kelas, toilet, sanitasi, taman) agar sehat, resik, dan indah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikBersih, sehat, indah, dan dirawat bersama warga sekolah
3BaikBersih dan terawat di sebagian besar area
2CukupBersih pada area tertentu
1KurangLingkungan kotor/tidak terawat
Nilai penilai: Belum dinilai

5. Memastikan praktik pembelajaran di kelas aman secara psikologis: disiplin positif tanpa hukuman fisik atau merendahkan, dan murid berani bertanya

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMurid merasa aman, dihargai, dan berani berpendapat (terbukti survei)
3BaikAman dan ramah
2CukupAman, tetapi belum ramah
1KurangIklim tidak aman
Nilai penilai: Belum dinilai

6. Menyediakan ruang dan sumber belajar yang mendukung pembelajaran beragam

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDikembangkan bersama dan dimanfaatkan optimal
3BaikTersedia dan digunakan
2CukupTersedia, jarang digunakan
1KurangSumber belajar minim
Nilai penilai: Belum dinilai

C.3. Memimpin kurikulum dan pembelajaran berpusat pada murid melalui supervisi, evaluasi, refleksi, dan pendampingan berbasis data

7. Memimpin penyusunan dan penelaahan KOSP SMK, termasuk pengaturan mata pelajaran pilihan kelas XI-XII dan layanan BK untuk peminatan, studi lanjut, dan karier

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDitinjau tiap tahun berdasarkan evaluasi, pilihan mapel dan BK terpadu dengan perencanaan studi lanjut
3BaikKontekstual, pilihan mapel berdasarkan minat murid dan didukung layanan BK
2CukupAda, belum kontekstual; pilihan mapel ditentukan sekolah tanpa memetakan minat murid
1KurangKOSP tidak ada/salinan sekolah lain
Nilai penilai: Belum dinilai

8. Melaksanakan supervisi/observasi pembelajaran terencana dan memberi umpan balik

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikSupervisi berlanjut pada pendampingan dan peningkatan praktik guru
3BaikTerencana dengan umpan balik
2CukupSupervisi administratif saja
1KurangTidak melakukan supervisi
Nilai penilai: Belum dinilai

9. Mendorong pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan (pembelajaran mendalam, Permendikdasmen 13/2025) untuk mencapai 6 dimensi profil lulusan

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDiterapkan luas dan berdampak pada keterlibatan, penalaran, dan hasil belajar
3BaikSebagian besar guru menerapkan, termasuk projek lintas mapel
2CukupSebagian kecil guru menerapkan
1KurangPembelajaran didominasi ceramah dan latihan soal
Nilai penilai: Belum dinilai

10. Menggunakan data Rapor Pendidikan, hasil TKA, dan asesmen sekolah untuk perencanaan berbasis data (PBD)

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikProgram berbasis data dievaluasi dan capaian meningkat
3BaikData menjadi dasar program
2CukupData dibaca, belum ditindaklanjuti
1KurangData tidak digunakan
Nilai penilai: Belum dinilai

C.4. Mengelola program dan sumber daya serta tata kelola yang terencana, berbasis data, transparan, dan akuntabel

11. Menyusun RKS/RKT dan RKAS selaras dengan prioritas hasil PBD

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikSelaras, dipantau, dan direvisi sesuai capaian
3BaikSelaras dengan prioritas
2CukupTersedia, tidak selaras
1KurangTidak tersedia
Nilai penilai: Belum dinilai

12. Mengelola keuangan (BOSP dan sumber lain) secara transparan dan akuntabel ♦ butir kritis

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikTepat waktu, dipublikasikan, tanpa temuan
3BaikTepat waktu dan lengkap
2CukupLaporan terlambat/tidak lengkap
1KurangAda temuan serius
Nilai penilai: Belum dinilai

13. Mengelola dan mengembangkan SDM sebagai Pejabat Penilai Kinerja guru (pembagian tugas, dialog dan penilaian kinerja, pengembangan kompetensi)

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikBerbasis kebutuhan dan berdampak pada kinerja guru
3BaikAdil dan ada program pengembangan
2CukupSesuai aturan, pengembangan minim
1KurangPembagian tugas tidak adil
Nilai penilai: Belum dinilai

14. Mengelola sarpras dan administrasi (Dapodik, aset, persuratan) tertib dan mutakhir

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikTertib, digital, dan mudah diakses
3BaikTertib dan mutakhir
2CukupTertib sebagian
1KurangTidak tertib
Nilai penilai: Belum dinilai

C.5. Mengelola kemitraan dengan orang tua, institusi dan masyarakat untuk mendukung proses pembelajaran dan studi lanjut murid

15. Melibatkan orang tua dalam pemantauan dan dukungan belajar murid, termasuk perencanaan studi lanjut

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikKemitraan aktif dan orang tua berkontribusi pada program
3BaikPelibatan rutin
2CukupHanya saat pembagian rapor
1KurangTidak ada pelibatan
Nilai penilai: Belum dinilai

16. Memanfaatkan perguruan tinggi, alumni, dan masyarakat sebagai sumber belajar serta penelusuran studi lanjut dan karier murid

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikTerintegrasi, dan data penelusuran lulusan dipakai untuk perbaikan program
3BaikTerencana dalam program BK dan pembelajaran
2CukupSesekali
1KurangTidak dimanfaatkan
Nilai penilai: Belum dinilai

C.6. Mendorong inovasi, kewirausahaan, dan kepemimpinan transformasional

17. Mengembangkan inovasi program/layanan dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk koding dan kecerdasan artifisial yang aman dan etis

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikInovasi berdampak dan direplikasi
3BaikInovasi berjalan
2CukupIde inovasi belum dijalankan
1KurangTidak ada inovasi
Nilai penilai: Belum dinilai

18. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan murid melalui projek kewirausahaan, produk kreatif, atau unit usaha sekolah

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikBerkelanjutan, melibatkan mitra, dan menghasilkan manfaat bagi murid/sekolah
3BaikBerjalan dan melibatkan murid
2CukupRencana saja
1KurangTidak ada
Nilai penilai: Belum dinilai

Rekapitulasi Skor Instrumen

NoKomponen & Butir PenilaianSkor (1–4)
C.1Mengembangkan visi, misi, tujuan, dan budaya belajar sekolah
1Merumuskan visi, misi, dan tujuan secara partisipatif berdasarkan data Rapor Pendidikan dan konteks sekolah—
2Menumbuhkan budaya belajar bagi murid, guru, dan tenaga kependidikan—
3Menyosialisasikan visi-misi sehingga dipahami dan dijalankan warga sekolah—
C.2Memimpin lingkungan pembelajaran yang inklusif, aman, nyaman, sehat, resik, indah, dan kondusif
4Menata sarana dan lingkungan fisik (kelas, toilet, sanitasi, taman) agar sehat, resik, dan indah—
5Memastikan praktik pembelajaran di kelas aman secara psikologis: disiplin positif tanpa hukuman fisik atau merendahkan, dan murid berani bertanya—
6Menyediakan ruang dan sumber belajar yang mendukung pembelajaran beragam—
C.3Memimpin kurikulum dan pembelajaran berpusat pada murid melalui supervisi, evaluasi, refleksi, dan pendampingan berbasis data
7Memimpin penyusunan dan penelaahan KOSP SMK, termasuk pengaturan mata pelajaran pilihan kelas XI-XII dan layanan BK untuk peminatan, studi lanjut, dan karier—
8Melaksanakan supervisi/observasi pembelajaran terencana dan memberi umpan balik—
9Mendorong pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan (pembelajaran mendalam, Permendikdasmen 13/2025) untuk mencapai 6 dimensi profil lulusan—
10Menggunakan data Rapor Pendidikan, hasil TKA, dan asesmen sekolah untuk perencanaan berbasis data (PBD)—
C.4Mengelola program dan sumber daya serta tata kelola yang terencana, berbasis data, transparan, dan akuntabel
11Menyusun RKS/RKT dan RKAS selaras dengan prioritas hasil PBD—
12Mengelola keuangan (BOSP dan sumber lain) secara transparan dan akuntabel ♦ butir kritis—
13Mengelola dan mengembangkan SDM sebagai Pejabat Penilai Kinerja guru (pembagian tugas, dialog dan penilaian kinerja, pengembangan kompetensi)—
14Mengelola sarpras dan administrasi (Dapodik, aset, persuratan) tertib dan mutakhir—
C.5Mengelola kemitraan dengan orang tua, institusi dan masyarakat untuk mendukung proses pembelajaran dan studi lanjut murid
15Melibatkan orang tua dalam pemantauan dan dukungan belajar murid, termasuk perencanaan studi lanjut—
16Memanfaatkan perguruan tinggi, alumni, dan masyarakat sebagai sumber belajar serta penelusuran studi lanjut dan karier murid—
C.6Mendorong inovasi, kewirausahaan, dan kepemimpinan transformasional
17Mengembangkan inovasi program/layanan dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk koding dan kecerdasan artifisial yang aman dan etis—
18Menumbuhkan jiwa kewirausahaan murid melalui projek kewirausahaan, produk kreatif, atau unit usaha sekolah—
TOTAL SKOR DIPEROLEH0 / 72

Rumus Nilai Akhir: (0 / 72) × 100 = 0,00 · Sangat Kurang

5
Instrumen Penilaian

5. IMPLEMENTASI PANCAWALUYA

Total skor · Nilai akhir
0 / 40
0,00 · Sangat Kurang

D.1. Kebijakan dan tata kelola Pancawaluya

1. Menetapkan tata tertib dan sistem poin penghargaan-pelanggaran sekolah berdasarkan Pedoman Pancawaluya, disusun secara partisipatif (kepala sekolah, guru, tendik, komite, orang tua, murid) sesuai BAB VII pedoman, dan mengintegrasikannya ke KOSP, RKS, dan RKAS

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDitinjau berkala sebagai dokumen hidup berdasarkan evaluasi pelaksanaan
3BaikDisusun partisipatif, terintegrasi, dan disosialisasikan kepada murid dan orang tua
2CukupAda, tetapi disusun sepihak oleh sekolah
1KurangBelum ada, atau masih memakai tata tertib lama
Nilai penilai: Belum dinilai

2. Melaksanakan 9 langkah SE Gubernur 45/PK.03.03/KESRA yang menjadi kewenangan sekolah (perbaikan sarpras termasuk toilet murid di kelas, tanpa study tour yang memberatkan, tanpa wisuda, pembatasan kendaraan bermotor bagi murid tanpa SIM) serta menyosialisasikan jam malam murid sesuai SE 51/PA.03/DISDIK

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikPatuh, disosialisasikan, dan diganti kegiatan edukatif alternatif (pengelolaan sampah, pertanian, wirausaha)
3BaikPatuh dan disosialisasikan
2CukupPatuh, belum disosialisasikan
1KurangAda pelanggaran
Nilai penilai: Belum dinilai

D.2. Tahapan menjadi peserta didik Pancawaluya (MPLS)

3. Memimpin MPLS Pancawaluya kelas X selama 5 hari sesuai pedoman (Bagian 1-2): empat pendekatan (kelas, budaya sekolah, masyarakat, kerja sama TNI/Polri dan instansi), kontrak belajar, jurnal karakter harian, kelulusan dan pelantikan dengan Ikrar Pelajar Pancawaluya, formulir persetujuan orang tua, serta pembinaan lanjutan bagi murid yang belum lulus

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikSeluruh unsur dilaksanakan; murid yang belum lulus dibina lalu dilantik; hasil MPLS dipakai untuk memetakan karakter murid
3BaikSeluruh unsur dilaksanakan
2CukupDilaksanakan sebagian unsur
1KurangTidak dilaksanakan atau tidak sesuai pedoman
Nilai penilai: Belum dinilai

D.3. Pembudayaan harian dan kegiatan wajib per pilar

4. Cageur: pembudayaan karakter harian (pemeriksaan kebersihan diri, kelas, dan kerapian sebelum dan sesudah belajar), olahraga rutin dan layanan psikologis/BK, serta pencegahan rokok, alkohol, dan narkoba

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikRutin, melibatkan puskesmas/BNN/psikolog, dan kondisi kesehatan murid dipantau
3BaikRutin di seluruh kelas
2CukupInsidental
1KurangTidak ada
Nilai penilai: Belum dinilai

5. Bageur: kegiatan Pendalaman Agama, Keagamaan, dan Pendalaman Kitab (AKPK) dan ibadah; tata krama 5S dengan sapaan sampurasun; kegiatan peduli lingkungan harian (piket pagi per zona, Pungut-Ambil-Buang, prinsip 4R, Budaya K7); aksi sosial

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikMenjadi budaya sekolah yang tampak dalam keseharian dan dinilai baik oleh warga sekolah
3BaikSeluruh kegiatan berjalan rutin
2CukupSebagian kegiatan atau sebagian kelas
1KurangTidak ada
Nilai penilai: Belum dinilai

6. Bener: penegakan disiplin (hadir 15 menit sebelum pelajaran, kejujuran dalam asesmen, pencegahan tawuran dan geng motor) melalui sistem poin dan surat perjanjian yang konsisten, berjenjang, dan edukatif, dengan tetap menjamin hak murid atas pendidikan sesuai asas Permendikdasmen 6/2026

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikBerorientasi pembinaan; sanksi berat (skorsing, pengembalian ke orang tua) melalui prosedur tertulis yang melibatkan orang tua, BK, dan komite; pelanggaran menurun
3BaikKonsisten, berjenjang, dan terdokumentasi
2CukupSistem ada, penerapan tidak konsisten
1KurangTidak ada sistem, atau sanksi tanpa prosedur
Nilai penilai: Belum dinilai

7. Pinter: upacara bendera setiap Senin pukul 06.30 dan PHBN; ekstrakurikuler kebangsaan (Pramuka, Paskibra), kewajiban murid mengikuti minimal satu ekstrakurikuler; budaya literasi dan komunikasi santun, serta penggunaan gawai yang bijak

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikSeluruh murid terlibat, dan prestasi kebangsaan/literasi meningkat
3BaikSeluruhnya terlaksana rutin
2CukupSebagian terlaksana
1KurangTidak terlaksana
Nilai penilai: Belum dinilai

8. Singer: pembiasaan kreatif, inovatif, dan adaptif melalui karya inovatif murid, literasi keuangan (menabung, menghindari pinjaman online dan paylater), dan aksi ekologi (penanaman pohon, pemeliharaan sungai)

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikBerkelanjutan dan menghasilkan karya atau dampak lingkungan yang nyata
3BaikTerprogram dan diikuti sebagian besar murid
2CukupInsidental
1KurangTidak ada
Nilai penilai: Belum dinilai

D.4. Pelibatan, pemantauan, dan apresiasi

9. Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan karakter Pancawaluya: formulir persetujuan orang tua, komunikasi rutin, pelibatan dalam penyusunan tata tertib, dan penguatan adab dalam keluarga

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikKolaborasi aktif sekolah-keluarga-masyarakat dengan tindak lanjut bersama
3BaikDilibatkan terencana
2CukupSebatas penandatanganan formulir
1KurangTidak dilibatkan
Nilai penilai: Belum dinilai

10. Memantau perkembangan karakter murid melalui laporan mingguan (Bagian 3 pedoman), jurnal, dan sistem informasi; merekap poin tahunan; memberi apresiasi (sertifikat, Anugerah Waluya Utama); dan menindaklanjuti hasilnya

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikData dianalisis, dipakai untuk perbaikan program, dan dilaporkan kepada orang tua serta KCD
3BaikDipantau, diapresiasi, dan ditindaklanjuti
2CukupDipantau, tanpa tindak lanjut
1KurangTidak dipantau
Nilai penilai: Belum dinilai

Rekapitulasi Skor Instrumen

NoKomponen & Butir PenilaianSkor (1–4)
D.1Kebijakan dan tata kelola Pancawaluya
1Menetapkan tata tertib dan sistem poin penghargaan-pelanggaran sekolah berdasarkan Pedoman Pancawaluya, disusun secara partisipatif (kepala sekolah, guru, tendik, komite, orang tua, murid) sesuai BAB VII pedoman, dan mengintegrasikannya ke KOSP, RKS, dan RKAS—
2Melaksanakan 9 langkah SE Gubernur 45/PK.03.03/KESRA yang menjadi kewenangan sekolah (perbaikan sarpras termasuk toilet murid di kelas, tanpa study tour yang memberatkan, tanpa wisuda, pembatasan kendaraan bermotor bagi murid tanpa SIM) serta menyosialisasikan jam malam murid sesuai SE 51/PA.03/DISDIK—
D.2Tahapan menjadi peserta didik Pancawaluya (MPLS)
3Memimpin MPLS Pancawaluya kelas X selama 5 hari sesuai pedoman (Bagian 1-2): empat pendekatan (kelas, budaya sekolah, masyarakat, kerja sama TNI/Polri dan instansi), kontrak belajar, jurnal karakter harian, kelulusan dan pelantikan dengan Ikrar Pelajar Pancawaluya, formulir persetujuan orang tua, serta pembinaan lanjutan bagi murid yang belum lulus—
D.3Pembudayaan harian dan kegiatan wajib per pilar
4Cageur: pembudayaan karakter harian (pemeriksaan kebersihan diri, kelas, dan kerapian sebelum dan sesudah belajar), olahraga rutin dan layanan psikologis/BK, serta pencegahan rokok, alkohol, dan narkoba—
5Bageur: kegiatan Pendalaman Agama, Keagamaan, dan Pendalaman Kitab (AKPK) dan ibadah; tata krama 5S dengan sapaan sampurasun; kegiatan peduli lingkungan harian (piket pagi per zona, Pungut-Ambil-Buang, prinsip 4R, Budaya K7); aksi sosial—
6Bener: penegakan disiplin (hadir 15 menit sebelum pelajaran, kejujuran dalam asesmen, pencegahan tawuran dan geng motor) melalui sistem poin dan surat perjanjian yang konsisten, berjenjang, dan edukatif, dengan tetap menjamin hak murid atas pendidikan sesuai asas Permendikdasmen 6/2026—
7Pinter: upacara bendera setiap Senin pukul 06.30 dan PHBN; ekstrakurikuler kebangsaan (Pramuka, Paskibra), kewajiban murid mengikuti minimal satu ekstrakurikuler; budaya literasi dan komunikasi santun, serta penggunaan gawai yang bijak—
8Singer: pembiasaan kreatif, inovatif, dan adaptif melalui karya inovatif murid, literasi keuangan (menabung, menghindari pinjaman online dan paylater), dan aksi ekologi (penanaman pohon, pemeliharaan sungai)—
D.4Pelibatan, pemantauan, dan apresiasi
9Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan karakter Pancawaluya: formulir persetujuan orang tua, komunikasi rutin, pelibatan dalam penyusunan tata tertib, dan penguatan adab dalam keluarga—
10Memantau perkembangan karakter murid melalui laporan mingguan (Bagian 3 pedoman), jurnal, dan sistem informasi; merekap poin tahunan; memberi apresiasi (sertifikat, Anugerah Waluya Utama); dan menindaklanjuti hasilnya—
TOTAL SKOR DIPEROLEH0 / 40

Rumus Nilai Akhir: (0 / 40) × 100 = 0,00 · Sangat Kurang

6
Instrumen Penilaian

6. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Total skor · Nilai akhir
0 / 40
0,00 · Sangat Kurang

E.1. Penyelarasan Kurikulum

1. Kepala Sekolah memimpin dan memfasilitasi pengembangan serta adaptasi kurikulum operasional yang diselaraskan secara adaptif dan kontekstual bersama DUDIKA untuk memastikan tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan dunia kerja

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 5-6 item, KSP terintegrasi penuh dengan standar industri terkini, serta triangulasi wawancara dan observasi menunjukkan keterlaksanaan penuh.
3BaikDokumen tersedia 3-4 item, KSP memuat TP industri namun belum mencakup seluruh program keahlian secara merata.
2CukupDokumen tersedia 1-2 item, penyelarasan kurikulum hanya sebatas formalitas tanpa dampak operasional pada KSP.
1KurangTidak ada dokumen bukti sinkronisasi kurikulum dengan DUDIKA.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.2. Pembelajaran Projek dari Dunia Kerja (PjBL)

2. Kepala Sekolah memimpin penciptaan lingkungan pembelajaran berbasis projek riil dari dunia kerja untuk memfasilitasi pengalaman belajar bermakna dan berorientasi pada produk/jasa nyata

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat Baik> 75% Guru sudah melaksanakan PjBL
3Baik50% - 74% Guru sudah melaksanakan PjBL
2Cukup25% - 49% Guru sudah melaksanakan PjBL
1Kurang0% - 24% Guru sudah melaksanakan PjBL
Nilai penilai: Belum dinilai

E.3. Guru Tamu (Praktisi Industri)

3. Kepala Sekolah mengintegrasikan praktisi/profesional industri dalam proses pembelajaran untuk memperkuat kompetensi teknis dan wawasan kejuruan murid

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 4 item, pelaksanaan program terencana rutin (memenuhi target jam mengajar terstruktur diatas 50 Jp/tahun), tervalidasi via wawancara dan observasi.
3BaikDokumen tersedia 3 item, program guru tamu terlaksana namun jumlah jam atau frekuensinya masih terbatas (<50 Jp/tahun).
2CukupDokumen tersedia 1-2 item, kegiatan guru tamu bersifat insidental tanpa program terencana/MoU resmi.
1KurangTidak ada program dan tidak pernah mendatangkan guru tamu dari industri.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.4. Magang Guru

4. Kepala Sekolah memfasilitasi dan mendorong pengembangan profesional pendidik secara berkelanjutan melalui program magang kerja di industri guna memperbarui keahlian teknis

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 5-6 item, minimal 1 guru kejuruan dari masing-masing kompetensi keahlian mengikuti magang industri bersertifikat dan diseminasi.
3BaikDokumen tersedia 3-4 item, magang guru terlaksana dengan laporan baik, namun pengimbasan ke guru lain belum menyeluruh.
2CukupDokumen tersedia 1-2 item, magang dilakukan secara mandiri oleh sebagian kecil guru tanpa program terstruktur sekolah.
1KurangTidak ada program magang guru dan tidak ada guru kejuruan yang magang di industri.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.5. Praktik Kerja Lapangan (PKL)

5. Kepala Sekolah mengelola, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan PKL secara sistemik, terencana, aman, dan akuntabel sebagai wujud pembelajaran berbasis kerja

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 8 item, DUDIKA mitra 100% linier, sistem pemantauan dan evaluasi berjalan efektif, serta nilai terarsip rapi.
3BaikDokumen tersedia 5-7 item, PKL terlaksana baik meskipun beberapa tempat PKL kurang linier dengan kompetensi keahlian.
2CukupDokumen tersedia 1-4 item, pemantauan berkala dan pengisian jurnal PKL tidak teratur.
1KurangTidak memiliki dokumen perencanaan dan administrasi PKL yang sah atau tidak melaksanakan PKL.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.6. Uji Kompetensi Keahlian (Ujikom)

6. Kepala Sekolah memimpin penyelenggaraan asesmen hasil belajar berstandar industri/LSP untuk mengukur pencapaian kompetensi dan menerbitkan sertifikat kompetensi secara akuntabel

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 6-7 item, TUK terstandarisasi, dan tingkat kelulusan Sertifikasi diatas 75%.
3BaikDokumen tersedia 4-5 item, Ujikom melibatkan penguji eksternal dan administrasi terarsip teratur.
2CukupDokumen tersedia 2-3 item, Ujikom diuji secara internal sekolah tanpa standarisasi industri yang kuat.
1KurangTidak melaksanakan atau hanya terdapat 0-1 dokumen Ujikom.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.7. Penyerapan Lulusan (Tracer Study)

7. Kepala Sekolah mengelola layanan penelusuran lulusan (Tracer Study) dan membangun jejaring kemitraan strategis untuk memfasilitasi rekrutmen kerja dan keterserapan alumni

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikPengisian Tracer Study 81% - 100%, sistem Tracer Study ter-update secara digital dan tervalidasi dengan data rekrutmen BKK.
3BaikPengisian Tracer Study 51% - 75%, BKK aktif memfasilitasi rekrutmen dan Tracer Study terisi berkesinambungan.
2CukupPengisian Tracer Study 26% - 50%, pendataan alumni dan layanan BKK berjalan terbatas.
1KurangPengisian Tracer Study 0% - 25%, pendataan alumni dan layanan BKK belum terlaksana.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.8. Soft Skill dan Budaya Kerja

8. Kepala Sekolah memimpin penciptaan lingkungan sekolah yang berkarakter, berdisiplin, aman, kondusif, dan menginternalisasikan budaya kerja industri

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 2 item dan hasil observasi membuktikan bahwa budaya kerja industri (5R/K3/Soft skill) terinternalisasi nyata pada perilaku murid dan guru.
3BaikDokumen tersedia 2 item, budaya kerja dilaksanakan rutin di area bengkel/praktik namun belum merata di area umum sekolah.
2CukupDokumen tersedia 1 item, kegiatan soft skill sebatas ceramah/seminar insidental tanpa pembiasaan harian.
1KurangTidak ada program penguatan soft skill/budaya kerja dan suasana sekolah belum mencerminkan norma industri.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.9. Teaching Factory (TeFa)

9. Kepala Sekolah memimpin inovasi dan pengorganisasian tata kelola pembelajaran berbasis produk/jasa berstandar industri (Teaching Factory) yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 3 item, TeFa beroperasi aktif, menghasilkan produk/jasa layak jual yang diserap pasar diluar sekolah, serta administrasi keuangan akuntabel.
3BaikDokumen tersedia 2 item, TeFa berjalan berproduksi namun jangkauan pemasaran masih sebatas internal.
2CukupDokumen tersedia 1 item, TeFa baru sebatas dokumen perencanaan tanpa proses produksi yang berjalan konsisten.
1KurangTidak memiliki program TeFa dan tidak ada aktivitas pembelajaran berbasis TeFa.
Nilai penilai: Belum dinilai

E.10. Business Center / Unit Produksi / SPW / BLUD

10. Kepala Sekolah mendorong pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship), inovasi, dan tata kelola unit bisnis sekolah yang akuntabel serta memberdayakan jiwa wirausaha murid

Rubrik Kriteria Penilaian
CeklisSkorPredikatKriteria Penilaian
4Sangat BaikDokumen tersedia 3 item, unit usaha berjalan aktif dengan omzet rutin, pencatatan keuangan akuntabel, dan memberdayakan murid secara nyata.
3BaikDokumen tersedia 2 item, unit bisnis berjalan tetapi pembukuan dan pendampingan murid belum terorganisir secara berkala.
2CukupDokumen tersedia 1 item, unit usaha berjalan secara insidental/musiman tanpa laporan keuangan yang rapi.
1KurangTidak ada unit bisnis/SPW/BLUD dan tidak ada laporan administrasi pendukung.
Nilai penilai: Belum dinilai

Rekapitulasi Skor Instrumen

NoKomponen & Butir PenilaianSkor (1–4)
E.1Penyelarasan Kurikulum
1Kepala Sekolah memimpin dan memfasilitasi pengembangan serta adaptasi kurikulum operasional yang diselaraskan secara adaptif dan kontekstual bersama DUDIKA untuk memastikan tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan dunia kerja—
E.2Pembelajaran Projek dari Dunia Kerja (PjBL)
2Kepala Sekolah memimpin penciptaan lingkungan pembelajaran berbasis projek riil dari dunia kerja untuk memfasilitasi pengalaman belajar bermakna dan berorientasi pada produk/jasa nyata—
E.3Guru Tamu (Praktisi Industri)
3Kepala Sekolah mengintegrasikan praktisi/profesional industri dalam proses pembelajaran untuk memperkuat kompetensi teknis dan wawasan kejuruan murid—
E.4Magang Guru
4Kepala Sekolah memfasilitasi dan mendorong pengembangan profesional pendidik secara berkelanjutan melalui program magang kerja di industri guna memperbarui keahlian teknis—
E.5Praktik Kerja Lapangan (PKL)
5Kepala Sekolah mengelola, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan PKL secara sistemik, terencana, aman, dan akuntabel sebagai wujud pembelajaran berbasis kerja—
E.6Uji Kompetensi Keahlian (Ujikom)
6Kepala Sekolah memimpin penyelenggaraan asesmen hasil belajar berstandar industri/LSP untuk mengukur pencapaian kompetensi dan menerbitkan sertifikat kompetensi secara akuntabel—
E.7Penyerapan Lulusan (Tracer Study)
7Kepala Sekolah mengelola layanan penelusuran lulusan (Tracer Study) dan membangun jejaring kemitraan strategis untuk memfasilitasi rekrutmen kerja dan keterserapan alumni—
E.8Soft Skill dan Budaya Kerja
8Kepala Sekolah memimpin penciptaan lingkungan sekolah yang berkarakter, berdisiplin, aman, kondusif, dan menginternalisasikan budaya kerja industri—
E.9Teaching Factory (TeFa)
9Kepala Sekolah memimpin inovasi dan pengorganisasian tata kelola pembelajaran berbasis produk/jasa berstandar industri (Teaching Factory) yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja—
E.10Business Center / Unit Produksi / SPW / BLUD
10Kepala Sekolah mendorong pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship), inovasi, dan tata kelola unit bisnis sekolah yang akuntabel serta memberdayakan jiwa wirausaha murid—
TOTAL SKOR DIPEROLEH0 / 40

Rumus Nilai Akhir: (0 / 40) × 100 = 0,00 · Sangat Kurang

Rekapitulasi Gabungan

NoPenilaian Kinerja Kepala SekolahSkor Diperoleh
12. KOMPETENSI KEPRIBADIAN0 / 36
23. KOMPETENSI SOSIAL0 / 36
34. KOMPETENSI PROFESIONAL0 / 72
45. IMPLEMENTASI PANCAWALUYA0 / 40
56. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN0 / 40
JUMLAH0 / 224
RATA-RATA NILAI AKHIR0,00

Nilai Akhir Gabungan: 0,00 · Sangat Kurang

education.beranda Profil Civitas Akademika Pengembangan Sekolah Informasi Sekolah Kami Login